Skip to main content

KBK Patologi Anatomi Veteriner

 Anggota KBK

1. Prof. Dr. drh. I Ketut Berata, M.Si. [Scopus] [Google Scholar]
2. Prof. Dr. drh. Ida Bagus Oka Winaya, M.Kes. [Scopus] [Google Scholar]
3.
Dr. drh. Ida Bagus Made Oka, M.Kes. [Scopus] [Google Scholar]
4.
drh. Palagan Senopati Sewoyo, S.KH., M.Si. [Scopus] [Google Scholar]

Fokus KBK

Kelompok bidang keahlian patologi anatomi veteriner memfokuskan penelitian pada kajian perubahan struktur dan lesi jaringan akibat penyakit infeksius dan non-infeksius pada hewan melalui pendekatan patologi anatomi, histopatologi, imunohistokimia guna mendukung diagnosis, prognosis, dan pemahaman patogenesis penyakit.

 Visi

Menjadi pusat unggulan penelitian patologi anatomi veteriner yang inovatif dan terpercaya dalam diagnosis, prognosis, pemahaman patogenesis penyakit pada hewan berbasis pendekatan histopatologi, imunohistokimia, dan analisis citra digital serta pengembangan terapi berbasis bahan alam menggunakan hewan model.

Misi

  1. Melakukan penelitian diagnosis dan prognosis penyakit infeksius dan non-infeksius pada hewan melalui pendekatan patologi anatomi, histopatologi, imunohistokimia, dan analisis citra digital.
  2. Menyelenggarakan penelitian terintegrasi untuk memahami patogenesis penyakit infeksius dan non-infeksius.
  3. Meningkatkan kapasitas peneliti melalui kolaborasi nasional dan internasional dalam bidang patologi anatomi veteriner. 
  4. Melakukan penelitian preklinis hewan model penyakit untuk mengembangkan terapi.
  5. Menghasilkan publikasi ilmiah internasional bereputasi dan nasional bereputasi.

Keunggulan Penelitian

  1. Inovasi Teknologi Digital dalam Patologi: Pemanfaatan perangkat lunak ImageJ dalam proses analisis lesi histopatologis.
  2. Memiliki potensi hilirisasi teknologi diagnosis dan prognosis penyakit hewan.
  3. Penelitian pre-klinis pada hewan model yang memanfaatkan bahan alam untuk pengobatan penyakit hewan dan manusia.

Sasaran Strategis

  1. Lima (5) publikasi ilmiah per tahun
  2. Dua (2) hibah penelitian kompetitif per tahun. 
  3. Dua (2) kerjasama eksternal (laboratorium diagnostik patologi luar negeri)

Roadmap Penelitian



Publikasi Ilmiah Jurnal Internasional Bereputasi (2 tahun terakhir)

1. Sari NKWC, Kaler IGBUA, Mahardika IGNK, Puspitasari Y, Suwiti NK, Besung INK, Winaya IBO, Agustina KK, 2026. Immunogenicity of a heat-inactivated local Streptococcus suis vaccine formulated with montanide adjuvants in mice. International Journal of Veterinary Science 15(2): 474-480. [Scopus Q2]

2. Sudira IW, Sudisma IGN, Saputra MGAS, Putra IGBAK, Brahmananda WGA, Samsuri, Setiasih NLE, Kendran AAS, Merdana IM, Winaya IBO and Putra IPC, 2026. Preclinical study of hibiscus leaves (Hibiscus rosasinensis L.) as simplicial ointment on albino rats (Rattus norvegicus). International Journal of Veterinary Science 15(2): 350-361 [Scopus Q2]

3. Sewoyo PS, Astawa INM, Adi AAAM, Suardana IBK, Winaya IBO, Berata IK. 2026. Newcastle disease virus Tabanan-1/ARP/2017 suppresses Ki67 and VEGF expression in rat mammary carcinoma models. Veterinarski Arhiv 96(1), 73-81. [Scopus Q3 & Web of Science]

4. Sudisma IGN, Sudira IW, Merdana IM, Wirata IW, Pradnyandika IPKA, Gunawan IWNF, Berata IK, Ayuni LMN, Putri DMG, Sucahya IGE, Putri DA, Saputra INDE, Putra PRK. 2025. An analysis of secondary metabolites and anesthetic potential of datura flower extract (Datura metel L.). Adv Anim Vet Sci 13(7): 1597-1605. [Scopus Q3]

5. Kardena IM, Sewoyo PS, Winaya IBO, Adnyana IBW, Berata IK, Narcana IK, Laksmi LKN, Wirata IK, Uddin MJ. 2025. Seroprevalence, potential risk factors, and pathological observation of classical swine fever in pigs in Bali Province, Indonesia. Japanese Journal of Veterinary Research 73(3-4): 72-82. [Scopus Q3 & Web of Science]

6. Sewoyo PS, Nainggolan WM, Kardena IM, Winaya IBO, Gunawan IWNF, Dewi IADK. 2025. A case of urothelial carcinoma in situ of the bladder in local dog in Bali, Indonesia. Archives of Razi Institute 80(5): 1345-1351. [Scopus Q2, PubMed]

7. Yudeska C, Sewoyo PS. 2025. Canine acanthomatous ameloblastoma in a golden retriever dog. Journal of Advanced Veterinary Research 15(3): 390-393 [Scopus Q3]

8. Kardena IM, Sewoyo PS, Dharmayudha AAGO, Gunawan IWNF, Jayanti PD, Astawa INM, Adi AAAM, Suarsana IN, Suartha IN, Dargantes AP. 2025. Zoonotic hepatitis E virus: Epidemiology, Animal Reservoirs, and Control Strategies. World Veterinary Journal 15(1): 182-193. [Scopus Q3]

9. Apsari IAP, Swacita IBN, Dharmawan NS, Winaya IBO, Praing UYA, Agustina KK, Tenaya IWM. 2024. Investigation into Trypanosoma evansi infection in horses in East Sumba-Indonesia. International Journal of Veterinary Science 13(6): 794-798. [Scopus Q2].

10. Sewoyo PS, Purwanti NLL, Munawaroh M, Kardena IM, Astawa INM. 2024. Establishment of mammary tumors by injection of 7,12-dimethylbenz[a]anthracene in mammary fat pad of rats. World Veterinary Journal 14(4): 490-497. [Scopus Q3]

11. Winaya IBO, Adi AAAM, Sudimartini LM, Merdana IM, Sudipa PH, Pemayun IGAGP, Sewoyo PS. 2024. Sebaceous adenoma in a geriatric poodle dog. A Case report. Jurnal Medik Veteriner 7(2): 413-419. [Scopus Q3]

12. Sewoyo PS, Astawa INM, Adi AAAM, Purwitasari MS, Hartaputera INST, Aisyah S. 2024. Newcastle disease virus Tabanan-1/ARP/2017 inhibits growth of rat mammary carcinoma models. Journal of advanced veterinary research 14(4): 563-566. [Scopus Q3]

Comments

Popular posts from this blog

Neoplasma: Invasi dan Metastasis

Neoplasma merupakan abnormalitas pertumbuhan sel baru yang berlebihan. Pertumbuhannya tidak terkendali dan tidak terkoordinasi pada jaringan normal disekitarnya. Susunan jaringan baru yang tumbuh tidak teratur dan tidak memiliki fungsional. Sel ini terus bereplikasi, mengabaikan sepenuhnya regulasi yang mengendalikan pertumbuhan sel normal. Secara umum neoplasma disebut juga dengan tumor. Tumor merupakan pembengkakan atau tonjolan, namun bukan berarti semua tonjolan itu tumor. Istilah tumor dalam ruang lingkup onkologi adalah massa neoplastik yang menyebakan tonjolan pada permukaan tubuh. Sel neoplastik adalah sel yang telah bertransformasi. Penyebabnya adalah adanya mutasi genetik, diperkirakan kerusakan pada DNA merupakan penyebab utama terjadinya neoplasma. Karsinogenesis atau disebut juga onkogenesis merupakan proses produksi kanker yang sifatnya bertahap. Agar sel memulai untuk membelah secara tidak terkontrol, gen-gen yang meregulasi pertumbuhan harus mengalami disregulasi...

Hewan karnivora sejati. Makan daging melulu, tapi kenapa tidak mengalami penyakit jantung, stroke, ataupun atherosclerosis?

Nampaknya ketika kita mendengar kolesterol, seperti mendengar sesuatu yang berbahaya. “Wah, jangan makan itu, banyak kolesterolnya tuh!”, ungkapan tersebut sering kita dengar, entah dari teman atau orang tua. Pada manusia, kolesterol diidentikkan dengan penyakit-penyakit seperti serangan jantung, stroke, ataupun atherosclerosis . Kolesterol sebenarnya memiliki manfaat untuk tubuh. Ketika di dalam sel, kolesterol memiliki berbagai peranan bergantung pada jenis sel. Kolesterol dapat dimanfaatkan untuk sintesis membran sel, produksi hormon, sintesis asam empedu, dan proses seluler esensial lainnya. Kolesterol adalah molekul prekursor yang krusial bagi biosintesis hormon pada tubuh, salah satunya adalah hormon steroid yang prekursor primernya adalah kolesterol.

Perlukah waspada dengan hewan piaraan disaat pandemi Covid-19 ?

Wabah penyakit global atau pandemi Covid-19 memicu kekhawatiran tersendiri bagi pemilik hewan, khususnya pemilik anjing dan kucing. Apalagi terdapat laporan pertama kali bahwa ada anjing yang diuji ‘positif lemah’ terhadap infeksi corona dan mati di Hongkong baru-baru ini. Anjing ini berumur 17 tahun, Pomeranian dimasukkan ke karantina setelah pemiliknya terinfeksi Covid-19. Anjing ini tidak pernah menunjukkan gejala, dan diuji berulang kali selama karantina. Ada total 5 pengujian dari sampel nasal dan oral, dan dilaporkan hasilnya ‘positif lemah’ terhadap Covid-19, namun anjing kemudian diizinkan untuk pulang setelah sampel kemudian hasilnya negatif.  Professor dibidang Kedokteran Hewan Kecil ( Small Animal Medicine ) Universitas California dikutip dari Huffpost mengungkap  Walaupun anjing dari Hongkong tersebut telah menunjukkan hasil ‘positif lemah’ terhadap Covid-19, namun antibodi tidak terdeteksi pada darah anjing, hal tersebut mencerminkan bahwa anjing mungk...